Cerita Pesta Sex Kelulusan SMA

Posted on

Cerita Mesum, Cerita Dewasa, Cerita Hot 18+ | Cerita Pesta Sex Kelulusan SMA – Cerita kali ini ketika aku lulus SMA dan akan mengadakan Pesta Sex Semua Murid Cewek di Sekolah, Penasaran kan ceritanya ? Mari kita simak bersama-sama..

Dari sore tadi hujan Rintik- rintik tak
deras. Seorang gadis bernama Lauren berbaring di ranjang dengan selimut
tebalnya. Lauren menggeram-geram nikmat dibalik pintu kamarnya yang
terkunci rapat. Dengan mata sAyudianya yang menghempas nafas Lisarnya . Sesekali
kain selimut tersingkap sehingga beberapa bagian tubuh Lauren yang tak
berbusana nampak dari luar.
“Terdengar suara “
“Aaahhh.. ehg.. emhh..uhhh…”
Gadis itu duduk diatas kursi dengan
balutan selimut tebalnya. Dengan Keringat dingin yang membasahi tubuh mungil
dan putih itu . Kepalanya mendongak-dongak menahan ilusinya ketika sebatang
dildo menggelitik di Lisang vaginanya. Buah dada yang berukuran 36 lengkap
dengan putingnya yang kenyal yang nampak membengkak dan menggairahkan. Lendir
kawinnya yang sudah menggenang berceceran di sprei kasur . Tepat diatas lendir
itu Vagina Lauren yang besar berbulu tipis merekah disodok batang dildo
berukuran L.

Foto Hot Cerita Pesta Sex Kelulusan SMA
Foto Hot Cerita Pesta Sex Kelulusan SMA

“Uachhhh..hufffffftttt…”
“Orgasme telah diraihnya”
Lauren terlentang lemas. Batang dildo itu
masih menancap di pussy-nya. Enggan rupanya Lauren mencabut batang dildo
tersebut. Matanya terpejam, nafasnya masih terengah-engah. Tiba-tiba dering
telpon yang berdering kencang mengganggunya.
“Kring…Kring.. kring..”
“Hallo..” Lauren menerima telpon
sambil menjilati ujung dildo yang yang tadi bersarang di pussy nya.
” Hujan-hujan gini enaknya ngapain
yau Lauren,?” tanya suara di seberang.
“Dikelonin kamu deh Enaknya ,”
jawab Lauren sekenanya.
“Upzzzz, kalau gitu, kamu aku undang
deh sekarang ke Star Pub, kita tunggu ya!!! Jangan lupa be a sexy girl,
okey?”
Lauren segera meletakkan gagang telepon di
induknya.
Lauren masuk ke dalam café kecil itu. Pintu
masuk café nampak tertulis “CLOSE”, tapi tidak bagi anggota pub.
Suasana di café sepi, dan remang. Lauren mendengar gemuruh tawa di lantai atas.
Lauren segera menuju ruang atas. Begitu Lauren masuk beberapa anggota lain segera
menyambutnya.
“Hay Lauren,” sapa Sidney yang hanya
memakai CD transparan sedangkan susunya yang sekal bergelantungan dengan bebas.
“Hai, makin motok saja susumu,”
balas Lauren sambil meremas susu kiri Sidney.
“Saya baru main sama Leo,” ujar
Sidney menunjuk pria tegap telanjang yang duduk jongkok di sudut ruangan.
Pistolnya mengAyudian-Ayudian tegang sejak tadi.
“Hay Lauren, kita udah nunggu kamu
dari tadi loh,” sapa Santi yang memakai CD merah dan BH hitam, kontras
tapi seksi banget. Kemudian mereka saling berciuman beberapa menit.
Sembari berciuman, tangan Lauren sudah nakal menyusup ke CD Santi.
“Kamu baru aja cukur ya?” tanya
Laur ketika jemarinya merasakan bulu-bulu vagina Santi.
Santi tersenyum malu. Cerita Dewasa Pesta Sex Kelulusan
“Nggak pa-pa lagi, rasanya malah
geli-geli nikmat. Hi.. hi..,” Santi tertawa cekikikan lalu berlalu.
Mata Lauren memedar berbinar-binar ke
seluruh ruangan. Ada dua belas orang di ruangan itu. Kesemuanya saling bersaing
memperlihatkan keseksian tubuhnya. Wina memakai bikini putih tipis sehingga
puting susunya nampak menyembul menggoda. Lisa cantik banget malam itu, rambut
panjangnya meriap-riap seksi. Apalagi Lisa memakai CD putih berenda dan BH putih
yang kelihatan puting susunya karena dilubangi pada bagian putingnya, Luisa
bener-bener pingin melumat susunya. Maka Lauren pun segera mendekati Lisa
“Lisa, kamu cantik sekali malam
ini.” Sapa Lauren sambil mempermainkan puting susu Lisa yang sengaja
disembulkan itu.
“Inikan maksud kamu? Kalau kamu mau,
isep aja.” Bagai gAyudiang tersambut.
“Ntar kamu main sama aku yah?”
Lisa mengangguk lalu pergi menghampiri Si
ganteng Riko yang pakai CD pink, sejak tadi pistolnya tegang terus melihat
pemandangan yang merangsang itu.
Jude (tokoh: Jude, Guru Privatku) memakai
BH yang ketat banget hingga susu “Pamela Anderson” nya bagai berebut
ingin keluar kain tipis itu, sedang pussynya dibiarkan saja dipelototin sama
Tian yang sejak tadi penny nya pingin menerobos jaring tipisnya.
Ayudia yang pakai daster pendek transparan
tanpa CD dan BH memamerkan pahanya di atas meja. Hanya orang nggak waras saja
yang nggak berminat sama paha mulusnya. Shintalah yang paling sexy, doski hanya
mengenakan stocking hitam sebatas paha dan duduk dengan santainya sambil
memamerkan pussynya yang berambut tipis. Pengen banget Luisa melumat klitoris
mungil Shinta.
Lauren sendiri memakai CD tipis bertali dan
BH bertali yang hanya menutup nipplesnya saja. Sedang Mbak Sarah sang ketua
party yang dengn polosnya sedang sibuk menjilati dildo barunya.
Begitu melihat Lauren datang Mbak Sarahpun segera menepuk tangannya bertanda
party akan segera dimulai. Semuanya segera berkumpul di tengah ruangan.
“Jadi, gimana nih? Siapa yang pengin
main duluan?” ujar Mbak Sarah membuka acara.
“Saya!” Ayudia menunjuk jari.
“Kebetulan Ayudia, udah lama kita nggak
Lisat lagi tarian pecut asmaramu itu.” Sambut si Ricky.
“Okey, Cyiiin, nyalakan
tapenya!” kata Ayudia.
Shinta segera menyalakan tape recorder
kecil. Lalu terdengar suara music yang memancarkan suasana erotik bagi siapa
saja yang mendengarnya. Ayudia segera berdiri di tengah lalu menari mengikuti
suara tape recorder. Tarian gemulai itu semakin memancing hasrat, Ayudia memang
bekas penari latar yang piawai. Luisa yang sudah sejak tadi menahan birahinya
tanpa sadar meremas-remas susunya sendiri. Apalagi kemudian Ayudia meminta Ricky
melucuti onderdil nya. Maka seperti diberi aba-aba yang lain segera melucuti
pakaian milik pasangan yang dipilihnya.
Dengan segera Ricky mendorong Ayudia untuk
berbaring lalu Ricky segera melumat bibir kenyal Ayudia penuh nafsu sedang
tangannya meremas-remas penisnya sendiri. Jude yang sudah terbakar segera ikut
melumat susu kiri Ayudia disusul oleh Shinta yang kebagian susu kanannya. Luisa
sendiri segera menyusup ke selakangan Ayudia yang terbuka. Lalu dengan semangat
Lauren memainkan vagina Ayudia. Dijilatinya vagina Ayudia yang sudah penuh dengan
lelehan lendir kawinnya. Lalu diobok-oboknya Lisang vagina Ayudia dengan jari-jari
Lisarnya.

Cerita Pesta Sex Kelulusan SMA

“Uchhhh…Aaghh..Uchhh,”
mengerangnya Ayudia dan Lauren bersamaan karena saat itu Ricky sudah menyodokkan
pistolnya ke vagin Lauren dari belakang.
Lauren yang berposisi menungging membuat
Ricky semakin mudah menancapkan senjata pamungkasnya. Sedang posisi Ricky
sebelumnya sudah digantikan oleh Mbak Sarah yang menyekokkan nipplesnya ke
mulut mungil Ayudia.
Di sudut lain, Tian yang setengah
menungging sedang mengerang-erang keenakan ketika diserbu dari dua arah. Sidney
yang mengganyang pistolnya dari depan dan Leo yang menyodomi pantatnya.
Sedangkan di sisi lain Lisa, Wina dan Santi bergumul sendiri. Lisa dan Wina saling
memagut susu lawan mainnya sedang Santi menyerang pussy Lisa yang posisinya
terlentang. Beberapa kali dildo masuk keluar pussy Lisa dengan mudah lalu
bergoyang-goyang membuat Lisa bergelinjangan keenakan. “Agh.. enak.. terus
Sar..,” erang Lisa.
Ricky masih memainkan pistolnya di pussy
Luisa. Pantat Luisa bergoyang-goyang naik turun mengikuti gerakan penis Ricky.
Berulang kali Luisa mencapai puncak asmaranya, berulang kali pula mani Ricky
muncrat ke Lisang vaginanya. Tapi mereka masih ingin mengulangi dan
mengulanginya lagi.
“Rick.. Rickyo… aku mau keluar lagi
Rick.. ughhhhh.. eghhhh..,” rintih Lauren.
“Kita keluarin sama-sama yah
beibbb…”
Tak lama kemudian Ricky semakin memperkuat
tekanan batang penisnya keLisang vagina Lauren, tidak lama setelah itu
menyemburlah air mani Ricky ke dalam vagina Lauren bersamaan dengan keluarnya
cairan kawin Lauren.
“eghhhhhh…eghhhh..eghhh… ”
jerit Ricky dan Lauren bersamaan.
Tergeletak lemas Laur di atas karpet.
Wajahnya sudah nampak kepayahan, tapi birahinya belum terpuaskan. Ricky sudah
meninggalkannya untuk mencari petualangan lain. Mata Lauren memandang sAyudia
kepada Lisa yang berdiri di atasnya. Susu Lisa yang sudah sangat bengkak membuat
Lauren ingin sekali mengunyah nipplesnya yang tegang kecoklat-coklatan.
Pussy Lisa yang berbulu agak lebat nampak
mengkilap basah oleh lendir kawinnya. Lisa tahu betul kalau Lauren
menginginkannya. Dia segera merunduk dan menyerahkan susunya untuk dilumat oleh
Lauren. Lauren melumat susu dan bibir Lisa secara bergantian. Tangannya pun
agresif menyusuri lorong goa vagina Lisa, memelintir klitoris Lisa berkali-kali.
Lalu masuk dalam dan semakin dalam membuat Lisa makin terlena.
“uhhhh…ahhh…uhhh… enak banget..
Lau..,” rintih Lisa kepada Lauren.
Lauren mendesis-desis, nafasnya menghembus
di bukit montok Lisa membuat Lisa semakin terbakar. Tapi Lauren juga kembali
terbakar ketika Santi datang dan menghisap puting susu Lauren. Lisa juga berebut
mencaplok susu kanan Lauren. Merem melek Lauren manahan semua rasa syur yang
tercipta. Semakin syur ketika Leo menjejalkan penisnya yang besar dan tegang
banget ke mulutnya.
“Ayo Isep sayang.. ayo
cepetan…”
Lauren menghisap penis Tian.
Menggigit-gigit nakal membuat Tian melenguh-lenguh keasyikan. Tian menekan
pistolnya dan maninya muncrat ke dalam mulut Luisa. Luisa menelan lendir itu
hingga tandas. Segala keindahan terasa ketika entah lidah siapa lagi yang
menggerayangi pussy Luisa. Hingga ia merasa tubuhnya dijunjung ke atas dan..,
“Augh..”
Sebatang daging tegang kembali bersarang
di pussy Luisa. Kembali dialaminya orgasme yang dialaminya bersamaan dengan si
pemilik pistol.
“Ehg.. kau hebat banget Luisa, hebat!
Makasih ya..”
Itu suara Leo.
“Anjritttttt! Mau nyodok nggak
bilang-bilang!” umpat Lauren dalam hati.
Lalu semua yang tadi ngerjain Lauren pergi
ngerjain yang lain. Lauren tidak lagi memperhatikan orang-orang disekelilingnya.
Rasa capeknya telah membawanya terlelap. Dua jam pun berlalu, suasana hening.
Party itu sudah selesai, pemain-pemainnya sudah terlelap tidur.
Lauren yang terbangun paling awal.
Dipandangi sekelilingnya dengan senyum simpul. Semua dalam keadaan telanjang
bulat, termasuk dirinya. Berbagai CD dan BH berserakan berserakan dimana-mana
Pantat Santi merah bengkak begitu juga puting susu Ayudia. Lauren tersenyum sendiri
melihat ujung susu si bule Jude yang masih dikenyot Ricky.
Pantat Sidney juga memerah, mungkin karena
di kerjain sama temen-temen yang lain. Dalam party itu tidak hanya cowok saja
yang disodomi, cewek juga bisa disodomi. Yang paling suka menyodomi cewek, ya..
si Tian itu. Lauren berpaling kepada Mbak Sarah. Wajah Mbak Sarah penuh dengan
mani dan lendir vagina yang mulai mengering. Ruangan itu menebarkan aroma mani
dan lendir vagina yang khas.
Pandang mata Lauren tertuju pada Shinta. Gadis
itu masih terlelap. Kadangkala mengigau sambil senyum-senyum sendiri. Wajah
gadis itu cantik. Tubuhnya kecil tapi susunya montok bener. Vaginanya polos
tanpa bulu, warnanya putih kemerahan seperti pipi gadis yang sedang malu.
Klitorisnya mungil menyembul. Gairah Lauren kembali bangkit. Lauren berjongkok di
depan Shinta kemudian memainkan jemarinya di atas vagina yang merekah itu.
Dengan penuh nafsu segera dilumatnya
klistoris yang sejak awal tadi membuatnya ngiler itu. Shinta menggeLisat-geLisat,
tapi Luisa tak perduli. Bibir Luisa melumat gundukan vagina Shinta sedang kedua
tangannya menggapai meremas-remas daging kenyal nan montok di dada Shinta.
Antara sadar dan tidak Shinta menjamak-jaMbak rambut Luisa dan menjepit
kepalanya dengan kedua pahanya.
“Ach.. uch.. ach.. uch..,” suara
Shinta mendesis lirih. Cerita Seks Kelulusan SMA
Nafas keduanya kembali memburu. Lauren
menumpahkan segala birahi yang tersisa di kepalanya. Seakan-akan Shinta itu
hanya miliknya sendiri. Shinta dipaksa untuk bangun dari lelapnya. Matanya
memicing merasakan surga yang kembali datang untuknya. Tapi Shinta sudah tak
punya daya untuk membalas. Ia pasrah saja ketika Lauren menjejalkan sebatang
dildo masuk ke dalam Lisang vaginanya.
“Slupppppp….”
Tanpa banyak perlawanan pistol mainan
itupun amblas ke dalam Lisang kenikmatan Shinta. Cindi sempat terpekik beberapa
kali, tapi lemah, rupanya dia sudah tak punya daya kecuali menikmati permainan
Lauren.
Lauren menarik si dildo maju mundur
beberapa kali. Pantat Shinta bergoyang mengikuti iramanya. Makin lama dildo itu
bergerak makin cepat.
“Sluup.. sluup..”
Suaranya menyibak lendir-lendir kental
yang keluar dari vagina Shinta. Mata Lauren berbinar memandangi vagina
bermandikan lendir itu. Dihisapnya si lendir dari vagina Shinta hingga tandas.
“Uachhhhhhh, puasnya..,” kata
Lauren dalam hati. Dikecupnya kening Shinta yang tak sadarkan diri karena
lelahnya. Kemudian Laurenpun segera pergi dari tempat itu dengan senyum Lisar dan
kepuasanya.

Itulah Cerita Pesta Sex Kelulusan SMA yang sangat mantap dan tidak udah dilupakan ya teman-teman semoga bisa menambah wawasan kalian tentang Seks Waktu jaman SMA sekolah dulu

Tags :

Cerita Sex Kelulusan SMA, Cerita Mesum Kelulusan SMA, Cerita Dewasa Pesta Sex Kelulusan, Foto Hot Pesta Sex Kelulusan

Cerita Populer

  • CERITA DEWASA PELACUR HOT
  • cerita sex saat pesta keluluzan
  • ceRITA TANTE HOT

One thought on “Cerita Pesta Sex Kelulusan SMA

Comments are closed.